2

2

Sabtu, 31 Oktober 2015

TAGGED UNDER:

Kota Menyeramkan Tapi Banyak Dicari Wisatawan

Sejarah kelamnya justru membuat kota-kota ini banyak dicari turis.

Dream - Ada beberapa kota di dunia yang ditinggalkan penghuninya karena bencana. Ada pula yang ditinggalkan karena hilangnya mata pencaharian para penduduknya. Namun lebih mengerikan lagi ada desa-desa yang menjadi lokasi pembantaian.

Dilansir dari Dailymail, berikut ini beberapa kota di dunia yang dikenal menyeramkan karena menyimpan sejarah kelam. Namun sejarah kelamnya justru membuat kota-kota ini banyak dicari turis.


Pulau Hashima, Jepang
Pulau Hashima dikenal juga sebagai Battleship Island (Gunkanjima). Pulau ini sempat terekspos saat menjadi salah satu lokasi syuting film James Bond Skyfall.

Sebelum April 1974, lebih dari 5.000 orang tinggal di pulau ini untuk bekerja pada penambangan batubara. Namun kemudian mereka terpaksa meninggalkannya akibat tambang batubara ditutup.

Pripyat, Ukraina

Pripyat dikenal sebagai kota hantu terkenal di dunia. Kota ini berada di dekat perbatasan utara Ukraina dengan Belarus. Kota ini ditinggalkan oleh sekitar 50 ribu warganya ketika terjadi bencana nuklir terburuk di dunia yang dipicu oleh salah satu reaktor di pembangkit listrik Chernobyl pada April 1986.

Banyak fotografer yang datang ke tempat ini untuk mengambil gambar dari berbagai bangunan yang telah ditinggalkan. Akibat adanya bencana nuklir tersebut, para ilmuwan mengatakan bahwa Pripyat tidak aman untuk dihuni selama 20.000 tahun.

Varosha, Siprus

Dilihat sepintas, Varosha seperti sebuah kota di dekat pantai yang siap memanjakan wisatawan dengan fasilitas yang dimiliki. Namun jika diperhatikan lebih detil, Varosha menawarkan pemandangan pantai yang mengerikan.

Pada musim panas 1974, Varosha diserbu oleh tentara Turki sehingga membuat 40.000 warganya meninggalkan kota itu. Hingga saat ini, tempat tersebut masih diawasi oleh tentara Turki.

Oradour-sur-Glane, Prancis

Oradour-sur-Glane merupakan sebuah desa yang dihancurkan oleh Nazi selama Perang Dunia II. Bangunan-bangunan yang telah roboh dan terbakar menjadi saksi pembantaian 642 warga pada Juni 1944.

Dari jumlah tersebut, 400 di antaranya adalah perempuan dan anak-anak yang dibunuh dengan cara ditembak mati dan dibakar hidup-hidup. Desa ini pun ditetapkan sebagai salah satu museum dan memorial permanen.

Sebuah WebBlog yang digunakan untuk menampung segala macam bentuk artikel yang dapat dibaca dengan santai.
Follow me @satriamandala
Subscribe to this Blog via Email :

0 komentar:

Pengikut

© 2014 Aneh Di Dunia. Designed by Bloggertheme9
Powered by Blogger.
back to top